Langsung ke konten utama

Tips dan cara mengukur badan wanita

Tips dan cara mengukur badan wanita

Beberapa orang sependapat bahwa sampai saat ini belum ada penjelasan yang mendetail mengenai tehnik pembuatan pakaian yang baku.Dalam dunia jahit menjahit sebenarnya yang terpenting adalah menemukan metode sendiri yang bisa kita gunakan untuk mempermudah pekerjaan kita dalam membuat busana dengan harapan memperoleh hasil yang terbaik. Busana yang baik adalah berasal dari pembuatan pola yang sempurna, dan begitu juga pola yang sempurna diawali dengan pengukuran yang akurat.
Mau kursus menjahit gratis?klik disini


Untuk menggambar pola kontruksi  memerlukan berbagai macam ukuran badan, dan jenis ukuran yang diperlukan serta cara mengambilnya. Yang biasanya digunakan adalah metode pola konstruksi DRESSMAKING, karena biasanya metode ini mudah dipahami oleh pemula untuk menghasilkan kontruksi pola busana yang baik. Berikut adalah cara mengambil ukuran badan wanita, kebanyakan dan hampir seluruhnya adalah ukuran dari badan wanita, kenapa ? Karena badan wanita mempunyai bagian-bagian yang sangat kompleks dan memerlukan pengukuran yang akurat agar pembuatan pakaian atau busana bisa berhasil dengan sempurna.



Ikatlah seutas tali ban (tali pita) atau ban elastik kecil melingkar pada pinggang sebagai batas badan atas dan bawah.
Cara Pengukuran :

1.Lingkar Leher (LL)

Caranya adalah dengan mengukur sekeliling pada batas leher, dengan meletakkan jari telunjuk di lekuk leher.

2.Lingkar Badan (LB)
Diukur pada sekeliling badan atas yang terbesar , melalui puncak dada, ketiak, dan punggung. Posisi pita ukur atau meteran pada badan belakang atau punggung harus datar dari ketiak sampai ketiak. Diukur pas dahulu, kemudian ditambah 4 cm, atau diselakan 4 jari.

3.Lingkar Pinggang (LP)

Diukur pas mengelilingi pinggang, kemudian ditambah 1 cm, atau diselakan 1 jari. Untuk pinggang ban rok dan slack biasanya dikurangi 1 cm.

4.Lingkar Panggul (LPG)

Diukur mengelilingi badan bawah terbesar , ditambah 2 cm sebelah atas puncak pantat/ bokong dengan posisi meteran datar. Diukur pas dahulu, kemudian ditambah 4 cm atau diselakan 4 jari.


5.Tinggi Panggul (TPG)

               Diukur dari bawah ban elastic atau tali pita dibawah pinggang, sampai di bawah ban  sentimeter di panggul.

6.Panjang Punggung (PPu)

Diukur dari tulang leher yang menonjol di tengah belakang lurus kebawah sampai di bawah ban elastis pada pinggang

7.Lebar Punggung (LPu)

Diukur 9 cm di bawah tulang leher  yang menonjol atau pertengahan jarak bahu terendah dan ketiak dari batas lengan kiri sampai lengan kanan.

8.Panjang sisi (PS).
Diukur dari batas ketiak ke bawah ban petar pinggang dikurangi 2 s/d 3 cm.

9.Lebar muka (LM).
Diukur pada 5 cm di bawah lekuk leher atau pertengahan jarak bahu terendah dan ketiak dari batas lengan yang kanan sampai batas lengan yang kiri.

10.Panjang muka (PM).
Diukur dari lekuk leher di tengah muka ke bawah sampai di bawah ban petar pinggang.

11.Tinggi dada (TD).
Diukur dari bawah ban petar pinggang tegak lurus ke atas sampai di puncak buah dada.

12. Panjang bahu (PB).
Diukur pada jurusan di belakang daun telinga dari batas leher ke puncak lengan, atau bahu yang terendah.

13. Ukuran uji(UU).
Disebut juga ukuran kontrol. Diukur dari tengah muka di bawah ban petar serong melalui puncak buah dada ke puncak lengan terus serong ke belakang sampai di tengah belakang pada bawah ban petar.

14. Lingkar lubang lengan (LLL).
Diukur sekeliling lubang lengan, pas dahulu ditambah 2 cm untuk lubang lengan tanpa lengan, dan ditambah 4 cm untuk lubang lengan yang akan dipasangkan lengan.

15.Panjang lengan blus (PLB).
Diukur dari puncak lenganterus ke bawah lengansampai melampaui tulang pergelangan lengan yang menonjol.

16. Lebar dada (LD).
Diukur jarak dari kedua puncak buah dada. Ukuran ini tergantung dari buste houder atau kutang pendek yang dipakai. Ukuran ini tidak dipakai untuk konstruksi pola, hanya untuk ukuran pemeriksa.



MENGUKUR PANJANG ROK.

Panjang rok muka yang dikehendaki, dan panjang rok muka sisi, belakang sampai di lantai.



UKURAN CELANA.

  1. Lingkar pinggang.
  2. Tinggi pinggul.
  3. Lingkar pinggul.
  4. Tinggi duduk.
  5. Panjang sisi.
  6. Lingkar kaki melalui tumit.
  7. Lingkar kaki sekeliling telapak kaki.

UKURAN LENGAN.

  1. Lingkar lubang lengan.
  2. Lingkar pangkal lengan, diukur pas + 6 cm.
  3. Panjang lengan dalam dari ketiak.
  4. Panjang lengan luar dari puncak lengan.
  5. Lingkar bawah lengan, diukur pas + 3 cm.
  6. Panjang lengan pendek bagian dalam.
  7. Lingkar pergelangan tangan, diukur pas + 2 cm.









Itulah penjelasan tentang ukuran dan cara mengambil ukuran pada badan wanita. Untuk bisa membuat busana wanita yang sempurna kita harus bisa menguasai cara mengambil ukuran yang benar. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada gambar pola busana yang akan kita buat, dan tentunya juga menentukan baik atau tidak hasil busana yang akan di jahit.

Artikel terkait:



Video pilihan pemirsa





Orang lain juga membaca....

Bagian-bagian Kerja di pabrik sepatu

Bagian-bagian Kerja di pabrik sepatu Pada artikel ini saya akan menulis tentang bagian bagian kerja di pabrik sepatu. Pabrik sepatu Download tik tok sekarang dapatkan komisi 300 Ribu Seperti halnya pabrik garmen lainya pabrik sepatu juga merupakan perusahaan padat karya.Dimana proses pembuatan sepatu per di selesaikan oleh banyak orang.Dalam hal ini Pabrik sepatu memerlukan biaya yang cukup banyak dalam proses manufaktur sepatu,sehingga di perlukan keahlian dalam melakukan efesiensi produksi supaya bisa melakukan biaya penghematan proses manufaktur sepatu.Sepatu yang di hasilkan dengan efesiensi yang tinggi mampu memenangkan persaingan harga di pasaran.

Bagian Bagian Kerja di Pabrik Garmen

Bagian Bagian Kerja di Pabrik Garmen Pengertian garmen Secara umum garmen artinya pakaian jadi siap pakai. Pelajari semua tentang garmen disini Tahukah Anda apa sih pabrik garmen itu? Pabrik garmen adalah tempat pengolahan kain menjadi pakaian jadi siap pakai dari mulai  proses spreading, pembuatan pola,pemotongan kain ,menjahit , menggosok, finishing hingga menjadi baju siap pakai.Tehnik  pembuatan baju di pabrik garmen mengikuti alur proses yang sudah di tentukan. Sebuah flowchart proses akan mempermudah proses kerja di pabrik garmen. Seperti disebutkan dalam judul, Pendidikan Garment kali ini akan mengulas tentang bagian bagian kerja di pabrik garmen .Setiap bagian atau departemen dibentuk berdasarkan kelompok kegiatan yang akan dilakukan  secara tim. Selanjutnya, kita akan melihat berbagai fungsi dari bagian bagian kerja di pabrik garmen. Pembuatan garmen adalah proses kompleks yang berawal dari pengembangan sampel dan berakhir sampai pengiriman pakaian jadi kepada pe...

Istilah Istilah Yang Digunakan Oleh Quality Control Dalam Bahasa Inggris di Industri Garment Manufaktur

 Apakah anda adalah seorang karyawan baru sebagai Quality kontrol di industri garment manufaktur? atau kah anda pingin melamar bagian ini?Jika iya and mesti baca dulu artikel di bawah ini ,ini adalah artikel tentang contoh istilah yang di gunakan oleh Quality Control di industri garment manufaktur dalam bahasa Inggris 1. SKIP STITCH ON. ....-loncat 2. RUN OF STITCH ON ....- meleset 3. FRACTURED AT.../BURDST ON ...-jebol 4. UNEVEN JOIN STITCH ON ....-dua jalur 5. BROKEN STITCH ON .....-jahitan putus